Skip to content

Asuransi Penerbangan

4 Januari 2011

Premi Asuransi Penumpang Pesawat

Keselamatan adalah prioritas bagi setiap penumpang transportasi, termasuk penumpang pesawat udara. Di samping kelayakan alat dan kru transportasi, jaminan asuransi untuk penumpang pesawat terbang harus diperhatikan.

Hampir di setiap bandara di Indonesia terdapat stan-stan perusahaan asuransi yang menawarkan jaminan perlindungan untuk para penumpang. Bagaimana seharusnya para penumpang menyikapinya? Berikut gambaran implementasi perlindungan asuransi yang diatur oleh pemerintah.

 

Dasar Hukum Pelaksanaan

UU No.33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang jo. PP No.17 Tahun 1965 tentang Ketentuan Pelaksanaan Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang.

UU No.34 Tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan jo. PP No.18 Tahun 1965 tentang Ketentuan Pelaksanaan Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.

Jenis Premi

Pembayaran premi dalam program asuransi kecelakaan pada PT Jasa Raharja ada 2 bentuk yaitu Iuran Wajib (IW) dan Sumbangan Wajib (SW).

Iuran Wajib dikenakan kepada penumpang alat transportasi umum seperti kereta api, pesawat terbang, bus dan sebagainya (pasal 3 (1) a UU No.33/1964 jo pasal 2 (1) PP No.17/1965). Sedangkan khusus penumpang kendaraan bermotor umum di dalam kota dan Kereta Api jarak pendek (kurang dari 50 km) dibebaskan dari pembayaran iuran wajib tersebut

Sumbangan Wajib dikenakan kepada pemilik/pengusaha kendaraan bermotor (pasal 2 (1) UU No.34/1964 jo pasal 2 (1) PP No.18/1965).

Besaran Premi dan santunan

Untuk Iuran Wajib dan santunannya diatur berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37/PMK.010/2008 tentang Besar Santunan dan Iuran Wajib Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang Alat Angkutan Penumpang Umum di Darat, Sungai/Danau, Ferry/Penyeberangan, Laut dan Udara.

Untuk Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan dan Santunannya di atur berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 36/PMK.010/2008 tentang Besar Santunan dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.

Teknis Pengutipan Premi

•           Iuran Wajib

Setiap penumpang yang akan menggunakan alat transportasi umum membayarkan iuran wajib yang disatukan dengan ongkos angkut pada saat membeli karcis atau membayar tarif angkutan dan pengutipan ini dilakukan oleh masing-masing operator (pengelola) alat transportasi tersebut

•           Sumbangan Wajib

Pembayaran SW dilakukan secara periodik (setiap tahun) di kantor Samsat pada saat pendaftaran atau perpanjangan STNK.

Jadi jelas, harga tiket yang dibayarkan oleh calon penumpang pesawat udara sudah termasuk pembayaran premi asuransi yang biasa disingkat IWJR (Iuran Wajib Jasa Raharja). Dari pengetahuan di atas, para penumpang harus merespon positif terhadap tawaran premi asuransi oleh agen-agen asuransi swasta di bandara. Kita perlu menanyakan manfaat plus apa yang akan didapat bila kita membayar premi asuransi lagi lewat agen tadi. (by APRILA ANDI)

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: